Politik, ilmu politik yang selalu membicarakan tentang negara, kekuasaan, dan kebijaksanaan. Politik bisa menjadi ilmu dan bisa dikatakan sebagai seni.
Seni berpolitik dilakukan saat seseorang terjun kedunia politik tanpa bekal latar belakang ilmu politik. Politik dikatakan sebagai ilmu manakala seseorang melakukan tindakan, strategi dan menggunakan kekuasaan untuk mencapai tujuan, visi dan misi yang hendak dicapai.
Indonesia sebagai negara kesatuan yang terdiri atas beragam macam suku dan budaya, terbentang luas dari pulau ke pulau menjadikan Indonesia sebagai satu negara yang memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri dimata dunia internasional atas kemampuannya menyatukan beragam budaya dan suku dimulai dengan penggunaan bahasa pemersatu yakni bahasa Indonesia.
Bangsa Indonesia harus berbangga diri, karena memiliki bahasa yang bisa menjadikan semua suku bahasa dan budaya di tanah air menjadi satu dalam hal berkomunikasi tanpa mengalami banyak kendala. Bahasa Indonesia juga bahasa didunia yang dinamai sesuai dengan nama negaranya, jarang sekali negara didunia memakai nama negara dalam bahasanya contohnya Inggris dikatakan negara England dengan bahasa English bukan bahasa England atau Filifina dengan bahasa Tagalog.

Pancasila (3.bp.blogspot.com)
Indonesia dengan masyarakat majemuk nya dipersatukan dengan ideologi landasan dasar negara yakni Pancasila. Dengan Bhinneka Tunggal Ika.
Seorang ahli Sosiologi Pierre L. van den Berghe mengemukakan beberapa sifat dasar masyarakat majemuk
Beberapa sifat dasar majemuk
- Terjadinya segmentasi kedalam bentuk kelompok-kelompok yang seringkali memiliki sub kebudayaan yang berbeda satu sama lain.
- Memiliki struktur masyarakat atau sosial yg terbagi-bagi kedalam bentuk lembaga-lembaga yang bersifat nonkomplementer
- Kurang mengembangkan konsensus diantara anggotanya terhadap nilai-nilai yg bersifat dasar.
- Relative sering mengalami komplik diantara satu sama lain.
- Secara relatif integrasi sosial tumbuh diatas paksaan serta adanya saling ketergantungan terutama dalam bidang ekonomi.
- Adanya dominasi politik oleh suatu kelompok atas kelompok yg lain.
Dengan masyarakat yang majemuk sejak jaman kemerdekaan dari dimulainya Proklamasi sampai dengan sekarang perpolitikan tanah air mengalami pasang surut. Dibawah ini membagi beberapa periode atau kurun waktu peta politik di tanah air.
Perkembangan Politik di Indonesia
A. periode 18 Agustus 1945 – 27 Desember 1949
- Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP)
- Multi Partai (ada banyak partai)
- Pemerintahan dengan sistem parlementer
B. periode 27 Desember 1949 – 17 Agustus 1959. Menggunakan konstitusi UUD RIS
- Indonesia menjadi negara serikat
C. Periode 17 Agustus 1950 – 5 Juli 1959. Menggunakan konstitusi UUDS 1959
- Ada banyak pemberontakan misalnya, Andi Azis, DII TII, PRRI, PERMESTA
- Militer mengakui pemerintahan sipil, akan tetapi sipil selalu masuk ke militer
- Militer diawali 17 Oktober 1952, A.H. Nasution memprotes adanya campur tangan sipil ke militer sehingga mulai lah militer mencampuri sipil.
- Pada tahun 1955 parlemen tidak bisa membuat konstitusi, sehingga terjadi perseteruan antar elite politik.
- Pada tahun 1957 A.H. Nasution mulai menerapkan politik jalan tengah yang memberikan legitimasi awal masuknya militer ke politik akibat dari instabilitas politik saat itu.

Abdul Haris Nasution (3.bp.blogspot.com)
D. Periode 5 juli 1959 – 1966. Menggunakan konstitusi UUD 1945
- Dimulailah jaman era Orde Lama.
- Adanya hal-hal inkonstitusional.
- Pengerucutan partai.
- Inkonstitusional yg paling besar adalah pengangkatan presiden seumur hidup.
- Percobaan “Kudeta” tahun 1965, oleh PKI dan ditumpas oleh militer.
- Peralihan dari OR-LA ke OR-BA pada tahun 1966.
- Pada masa ini, pemerintah melakukan teori pendekatan konflik dalam pemerintahnya. Inti dari pendekatan konflik memandang masyarakat, bahwa didalam masyarakat senantiasa ada bibit-bibit konflik/disintegrasi.
- Dasar Teori Pendekatan Konflik.
- Masyarakat selalu berada dalam posisi perubahaan-perubahan.
- Masyarakat berada dalam situasi yang terdapat banyak konflik didalamnya.
- Perubahaan-perubahaan yang ada dalam masyarakat bersifat revolusi.
- Dasar Teori Pendekatan Konflik.
E. Masa OR-BA tahun 1966 s.d. 1998. Menggunakan konstitusi UUD 1945
- Menjalankan dengan pemerintahan secara sentralistik dan militeristik dengan mengaca kejadian masa lalu.
- Saat masa ini lebih disebut sudo demokrasi.
- Pengerucutan partai secara ektrim menjadi 3 buah partai.
- Pada masa ini, pemerintah melakukan teori pendekatan fungsionalisme struktural. Intinya memandang masyarakat sebaagai suatu kesatuan sistem yang bergerak kearah posisi (equilibrium) keseimbangan.
- Dasar Teori Pendekatan Fungsionalisme Struktural….
- Masyarakat adalah satu kesatuan sistem
- Sekalipun suatu masy tidak mengarah pada kondisi yang sempurna. Akan tetapi akan bergerak kearah seimbang, atau integrasi.
- Perubahan2 yang terjadi didalam masyarakat. Terjadi secara gradual(bertahap). Dan bersifat evolusi.
- Masuknya unsur-unsur kebudayaan baru, penemuan-penemuan baru yg terjadi di masyarakat.
- Daya yang kuat dalam proses integrasi dalam masyarakat adalah konsensus.
- Dasar Teori Pendekatan Fungsionalisme Struktural….
F. Masa sesudah OR-BA tahun 1998 – skrg atau lebih disebut-sebut sebagai Orde Reformasi. Menggunakan konstitusi UUD 1945 dan Amandemen
- Menjalankan sistem demokrasi yang lebih “baik”.
- Mengamandemen UUD 45 pada batang tubuhnya.
- Presiden dibatasi masa jabatannya hanya dua periode masa jabatan.
- Menjalankan pemerintahan secara desentralistik, otonomi daerah dan otonomi khusus.
- Multi Partai (ada banyak partai)
- … dsb-nya.
- Saat ini pemerintah menggunakan dua pendekatan yakni fungsional struktural dan konflik atau sesuai dengan kondisi yang dihadapi.
Kedepan kita berharap dengan naik turunnya perkembangan politik ditanah air menjadikan kita lebih kuat berdiri dan bisa tetap membusungkan dada dan dengan pengalaman itu kita akan lebih bisa mempersatukan dan memperkuat bangsa ini dengan landasan Pancasila dan Konstitusi UUD 1945.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar